Senin, 09 November 2015

Pengertian Lingkaran Brawija ( LIBRA ) Merauke

LIBRA( lingkaran brawijaya)

Tugu Lingkaran Brawijaya (Libra) 969 Merauke selalu menjadi sasaran utama masyarakat Merauke untuk berkumpul merayakan pergantian tahun. Tugu Libra 969 juga di identikkan seperti Bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta. Sekitar ratusan orang tadi malam berkumpul di tugu yang dibangun sejak tahun 2012 lalu.
Sejarah dinamakan Libra 969 adalah karena Merauke merupakan garda terdepan NKRI di wilayah ujung Timur. Sangat strategis, karena berbatasan dengan dua negara, yakni Papua Nugini untuk wilayah daratan, dan Australia di wilayah perairan. Sedangkan makna Libra adalah keseimbangan empat sisi dunia yang identik dengan empat golongan adat Animha yang cerdas, bekerja keras, bertanggung jawab, harmonis dan berkeadilan serta transparan.
Khusus angka 969 yang diusung dalam penyebutan nama tugu tersebut, angka 9 mengandung arti damai dan sejahtera, sedangkan angka 6 memiliki makna keseimbangan. Sementara angka 1902 dan bola dunia yang diletakkan pada ujung atas Tugu Libra, memiliki arti kota Merauke yang lahir pada tanggal 12 Februari 1902 harus mendunia.
Begitu juga tulisan Izakod Bekai Izakod Kai (Satu hati satu tujuan) yang merupakan jargon dari Kabupaten Merauke, yang memiliki makna sebagai kesatuan nusantara dari Sabang sampai Merauke.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar